Pererat Silaturahmi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Syahada Padangsidimpuan Gelar Temu Ramah Akbar Mahasiswa dan Alumni

PADANGSIDIMPUAN – Dalam upaya memperkuat tali silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi strategis antar generasi, Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMPS IAT) sukses menyelenggarakan agenda besar bertajuk Temu Ramah Akbar Mahasiswa/i dan Alumni. Kegiatan yang mempertemukan ratusan lintas generasi ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan di Aula Biro UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan pada Ahad, 4 Oktober 2026.

Mengusung tema besar “Sinergi Almamater Dengan Berbagi Cerita dan Inspirasi untuk Menyatukan Langkah Mahasiswa dan Alumni Program Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir”, acara ini dirancang menjadi momentum krusial bagi sivitas akademika. Fokus utamanya adalah menjembatani pengalaman para alumni yang telah berkiprah di masyarakat dengan energi akademis mahasiswa aktif demi kemajuan program studi di masa depan.

Acara ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Dr. Ahmatnijar, M.Ag. Dalam pidato sambutannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan sebuah program studi tidak lepas dari kontribusi nyata dan rekam jejak para alumninya di dunia profesional maupun sosial.

“Sinergi antara alumni dan mahasiswa aktif merupakan kunci utama untuk memajukan almamater kita. Pengalaman, tantangan, dan inspirasi nyata yang dibawa oleh alumni dari dunia kerja sangat dibutuhkan untuk membuka cakrawala berpikir mahasiswa. Melalui forum ini, kita berharap tercipta kesinambungan kompetensi yang mampu menjawab tantangan zaman,” ungkap Dr. Ahmatnijar, M.Ag.

Turut memberikan arahan dalam acara tersebut, Kepala Program Studi (Kaprodi) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Nada Putri Rohana, M.H. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi panitia pelaksana dari HMPS IAT serta antusiasme luar biasa dari para alumni yang bersedia meluangkan waktu untuk kembali ke kampus.

“Kami sangat bangga melihat antusiasme hari ini. Kegiatan temu ramah ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul biasa, melainkan batu loncatan untuk melahirkan program-program kolaboratif konkret. Kami ingin memastikan bahwa komunikasi ini terus berjalan secara berkelanjutan, baik dalam bentuk bimbingan karier, riset bersama, maupun jaringan kerja sama,” tutur Nada Putri Rohana, M.H.

Suasana di dalam Aula Biro UIN Syahada Padangsidimpuan berlangsung interaktif saat memasuki sesi sharing session. Para alumni yang kini telah sukses berkarier di berbagai sektor—mulai dari akademisi, peneliti, praktisi lembaga keagamaan, hingga wirausahawan—bergantian membagikan kisah perjuangan mereka semasa kuliah hingga kiat-kiat menghadapi dunia pascakampus. Mahasiswa aktif pun memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi mengenai peluang karier dan relevansi keilmuan tafsir di era digital.

Sebagai penutup agenda, panitia pelaksana menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan wadah komunikasi ini melalui platform digital resmi prodi. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh ide, rekomendasi, dan peluang kerja sama yang lahir dari Temu Ramah Akbar ini dapat segera diimplementasikan demi menyatukan langkah strategis seluruh keluarga besar Program Studi IAT UIN Syahada Padangsidimpuan.