Dosen FASIH UIN Syahada Presentasikan Riset Inovatif tentang Akurasi Arah Kiblat di ALICIA 2026
Padangsidimpuan – Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan, Nada Putri Rohana, M.H., dan Novi Arisafitri, M.H., berpartisipasi sebagai presenter dalam Annual International Conference on Islamic Astronomy (ALICIA) 2026. Keikutsertaan ini menjadi wujud kontribusi akademisi FASIH dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang astronomi Islam dan penentuan arah kiblat berbasis teknologi.
Dalam konferensi tersebut, kedua dosen mempresentasikan paper berjudul “From Manual Sun-Shadow Alignment to Autonomous Astronometry: Advancing Qibla Direction Accuracy via Automated Optical Instrumentation.” Paper ini mengangkat pembahasan mengenai pengembangan metode penentuan arah kiblat, dari pendekatan manual yang memanfaatkan keselarasan bayangan Matahari menuju penggunaan instrumentasi optik otomatis.
Kajian tersebut menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan akurasi pengukuran arah kiblat. Perkembangan instrumentasi optik dan sistem otomatisasi membuka peluang bagi pengembangan metode pengukuran yang lebih presisi, sistematis, dan efisien dalam mendukung praktik astronomi Islam.
Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Syahada Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi atas partisipasi Nada Putri Rohana, M.H., dan Novi Arisafitri, M.H., sebagai presenter dalam Annual International Conference on Islamic Astronomy (ALICIA) 2026.
“Kami mengapresiasi keikutsertaan dosen FASIH dalam konferensi internasional ini, khususnya melalui presentasi karya ilmiah yang mengangkat pengembangan teknologi dalam penentuan arah kiblat. Partisipasi ini merupakan bentuk kontribusi akademik dosen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, sekaligus memperkuat eksistensi Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum di forum ilmiah internasional. Kami berharap capaian ini dapat memotivasi dosen lainnya untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, dan kolaborasi akademik, sehingga memberikan manfaat nyata bagi pengembangan keilmuan dan masyarakat,” ungkap Dekan
Partisipasi sebagai presenter dalam ALICIA 2026 menjadi kesempatan bagi Nada Putri Rohana dan Novi Arisafitri untuk mempresentasikan hasil kajian akademik, bertukar gagasan dengan para peneliti, serta memperluas jejaring keilmuan di forum akademik internasional.
Keikutsertaan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah dosen, sekaligus memperkuat peran FASIH UIN Syahada Padangsidimpuan dalam mengembangkan kajian keislaman yang bersinergi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Melalui partisipasi dalam ALICIA 2026, FASIH UIN Syahada Padangsidimpuan terus mendorong dosen untuk menghasilkan karya ilmiah yang inovatif dan relevan serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.



