Mahasiswa FASIH UIN Syahada Padangsidimpuan Raih Juara 2 Lomba Debat Nasional CREATION 3.0 di Universitas Malikussaleh

PADANGSIDIMPUAN – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan. Delegasi dari Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (Fasih) sukses menyabet gelar Awardee the Second Place (Juara 2) dalam kompetisi Debat Tingkat Nasional pada ajang CREATION 3.0 yang berlangsung di Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh.

Dua mahasiswa berprestasi yang mengharumkan nama kampus tersebut adalah Siti Khodijah Matondang (Mahasiswi Program Studi Hukum Keluarga Islam / HKI, Semester 5) dan Ahmad Alhadi (Mahasiswa Program Studi Hukum Pidana Islam / HPI, Semester 5).

Ajang Creative Research National & International Competition (CREATION) 3.0 merupakan kompetisi bergengsi tahunan yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Studi Mahasiswa (UKM-KSM) Creative Minority Universitas Malikussaleh. Pada tahun ini, kompetisi yang mengusung tema besar seputar inovasi dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tersebut diikuti oleh ratusan mahasiswa dari puluhan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Perjalanan tim debat UIN Syahada Padangsidimpuan tidaklah mudah. Mereka harus bersaing ketat dengan berbagai delegasi universitas ternama sejak babak penyisihan hingga berhasil menembus babak final dan mengamankan posisi kedua di tingkat nasional. Kemampuan berpikir kritis, penguasaan materi yang mendalam, serta retorika argumentasi yang logis berbasis hukum Islam dan hukum positif menjadi kunci kemenangan Siti Khodijah dan Ahmad Alhadi.

Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Syahada Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas capaian ini. Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa Fasih UIN Syahada memiliki daya saing yang tinggi dan mampu berbicara banyak di level nasional. Pihak fakultas juga menegaskan akan terus mendukung dan memfasilitasi mahasiswa untuk terus mengembangkan minat, bakat, serta nalar kritis mereka melalui berbagai kompetisi akademik.

Siti Khodijah Matondang, salah satu anggota tim, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. “Kompetisi ini memberikan pengalaman luar biasa bagi kami untuk menguji argumen dengan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia. Kemenangan ini kami persembahkan untuk almamater tercinta UIN Syahada Padangsidimpuan dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berprestasi ke depannya,” ujarnya.

Dengan pencapaian ini, UIN Syahada Padangsidimpuan kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga adaptif, kritis, dan solutif terhadap isu-isu nasional nasional.